Grup Perusahaan Adalah Definisi, Pengertian, Contoh, Jenis dan Tujuan

DEFINISI Grup Perusahaan

Istilah perusahaan, secara terminology sering dipadankan dengan business atau enterprise. Menjalankan perusahaan adalah kegiatan uasaha yang diselenggarakan dengan peralatan tertentu atau dengan cara teratur dengan tujuan mencapai keuntungan. Jadi, perusahaan itu adalah sebuah organisasi yang terlibat dalam perdagangan jasa, barang, atau keduanya kepada konsumen.

Sesuai dengan peruntukan hukum perseroan sebagai kerangka pengaturan bagi perseroan tunggal, hukum perseroan hanya mengatur mengenai keterkaitan antara induk dan anak perusahaan didalam konstruksi Grup Perusahaan sebagai hubungan khusus diantara badan-badan hukum mandiri.

Grup Perusahaan yaitu perusahaan utama yang menjadi pemimpin dari suatu grup perusahaan. Karena merupakan pemimpin dari grup, maka perusahaan tersebut bertanggung jawab dalam perencanaan, koordinasi sampai pengendalian anak perusahaannya. Hal ini dilakukan agar seluruh tujuan dari awal dibentuknya Grup dapat tercapai oleh seluruh perusahaan.

PENGERTIAN PERUSAAH GRUP DI INDONESIA

Pengertian Grup Perusahaan

Grup Perusahaan adalah merupakan salah satu kesatuan ekonomis yang tersusun dari perusahaan-perusahaan berbadan hukum mandiri yang dipandang sebagai induk dan anak perusahaan yang memiliki sebagian atau seluruh saham pada satu atau beberapa perusahaan lain untuk mengendalikan serta turut mengendalikan perusahaan-perusahaan tersebut.

Pengertian Grup Perusahaan Secara Umum

Grup perusahaan adalah sekelompok perusahaan yang tergabung menjadi satu wadah/organisasi dan dibawahi oleh sebuah perusahaan induk atau Grup Perusahaan. Pada umumnya, perusahaan tersebut memiliki visi dan misi yang searah atau jasa yang sejenis. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan tersebut setuju untuk bergabung menjadi satu dan bekerja sama.

Pengertian Grup Perusahaan (Grup Perusahaan) Menurut Para Ahli

1. Hadori Yunus (1990)
Pengertian Grup Perusahaan menurut Hadori Yunus adalah suatu perusahaan yang dibentuk dengna tujuan khusus untuk memiliki saham-saham dan mengendalikan operasi perusahaan lain.
2. Fuady (1999)
Pengertian Grup Perusahaan menurut Fuady adalah perusahaan yang bertujuan untuk memiliki (menguasai) saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan atau mengatur (mengedalikan) satu atau lebih perusahaan lain tersebut.
3. Bringham Dan Houston (2001:413)
Pengertian Grup Perusahaan menurut Bringham dan Houston adalah korporasi yang memiliki saham biasa perusahaan lain dalam jumlah yang cukup sehingga dapat mengendalikan perusahaan tersebut.
4. Winardi
Pengertian Grup Perusahaan menurut Winardi adalah perusahaan yang menguasai perusahaan lain.

Kelebihan Yang Dimiliki Oleh Grup Perusahaan

Pada umumnya, Grup Perusahaan memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin perusahaan. Setiap Perusahaan Induk dapat melakukan perencanaan, mengambil kendali hingga audit dengan beberapa ketentuan tertentu. Untuk lebih detailnya, berikut adalah kelebihan dari Grup Perusahaan:

1. Membuat Perencanaan dan Melakukan Pengendalian

Salah satu tugas utama dari sebuah Perusahaan Induk adalah membuat rencana bersama untuk seluruh anak perusahaan. Selanjutnya, setiap anak perusahaan wajib menjalankan rencana tersebut dengan strategi masing-masing. Untuk melihat dan memastikan bahwa setiap perusahaan telah menjalankan rencana tersebut, Perusahaan Induk dapat melakukan pengendalian dan audit.

Namun, agar perusahaan induk bisa mengendalikan perusahaan lain, maka perusahaan induk harus memiliki paling tidak 20-50% dari total saham anak perusahaan. Jika kurang dari jumlah tersebut, perusahaan induk tidak diperkenankan melakukan pengendalian.

2. Operasional Perusahaan

Salah satu kelebihan dari adanya perusahaan induk adalah berkurangnya resiko pailit atau kerugian oleh anak perusahaan. Grup Perusahaan akan bertanggung jawab terhadap seluruh anak perusahaan baik yang untung maupun yang merugi. Jika seluruh anak perusahaan berhasil dan mendapatkan keuntungan, maka hasilnya pun akan didapatkan oleh perusahaan induk.

Namun, hal yang sebaliknya pun berlaku ketika ada anak perusahaan yang mengalami kerugian. Apabila ada anak perusahaan yang mengalami kegagalan, maka dapat ditutup atau dibantu dengan perusahaan lain dan perusahaan induk sendiri.

3. Menggabungkan Perusahaan Sejenis

Sebuah Grup Perusahaan dapat membentuk satu grup perusahaan dengan beberapa perusahaan yang memiliki jasa / produk sejenis. Hal ini bertujuan untuk mempermudah perencanaan serta pengendalian operasional kedepannya. Beberapa contoh Grup yang telah terbentuk dengan produk sejenis adalah seperti Pupuk Indonesia, Semen Indonesia, dll.

4. Memperkuat Posisi Strateginya di Pasar 

Dengan menggabungkan beberapa pasar kuat di Indonesia, maka baik posisi Grup Perusahaan dan anak perusahaannya akan semakin kuat. Hal ini juga disebut ekspansi, yang dapat dilakukan dengan integrasi vertikal maupun horizontal dengan perusahaan lainnya.

Bagaimana Agar Grup Perusahaan Bisa Terbentuk?

Semua perusahaan dapat membentuk sebuah Grup Perusahaannamun sebelum terbentuk, maka setiap perusahaan harus melalui beberapa proses terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa proses yang dibutuhkan untuk bisa terbentuk menjadi grup perusahaan dan Perusahaan Induk:

1. Proses Residu

Proses residu adalah proses pemisahan sebuah perusahaan dari perusahaan yang lainnya karena adanya pemecahan sektor usaha. Perusahaan yang terpisah nantinya akan menjadi perusahaan mandiri, sedangkan sisanya akan menjadi Grupnya. Jadi, baik perusahaan mandiri maupun pecahannya akan tetap berinteraksi namun dengan sistem yang berbeda.

2. Proses Prosedural Penuh

Jika dalam sebuah perusahaan tidak perlu dilakukan banyak pemecahan, maka prosedur penuh bisa menjadi alternatif. Berbeda dengan proses sebelumnya, Perusahaan Induk tidak berasal dari sisa perusahaan asal melainkan dari perusahaan mandiri atau perusahaan lain yang tidak ada keterikatan sebelumnya.

3. Prosedur Terprogram

Cara lain untuk membentuk sebuah Grup Perusahaan adalah dengan merencanakannya pada awal bisnis. Jadi pada awal pembangunan sebuah perusahaan, perusahaan tersebutlah yang nantinya akan menjadi Grup Perusahaan. Selanjutnya, perusahaan dapat bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membentuk sebuah perusahaan baru di bawah ketentuan yang sudah disepakat.

Jadi, jika ingin ekspansi pasarnya semakin luas, maka kerjasama yang dijalankan pun harus semakin banyak. Jika perusahaan semakin berkembang, maka jumlah anak perusahaan pun berpotensi untuk bertambah terus juga.

Cara Mengetahui Grup Perusahaan di Indonesia

Jika ingin mengetahui apakah sebuah perusahaan merupakan Perusahaan Induk atau bukan, maka kenali dan ketahuilah karakteristiknya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum dari sebuah Perusahaan Induk di Indonesia yang dapat dipahami dengan mudah:

1. Memiliki Anak Perusahaan

Jika perusahaan tersebut memiliki anak perusahaan, maka perusahaan tersebut kemungkinan adalah Grup PerusahaanKarena untuk menjadi sebuah perusahaan induk dibutuhkan anak perusahaan untuk mendukung proses bisnisnya. Sedangkan jumlah anak perusahaan tidak terbatas, bisa dua namun bisa juga lima, tidak ada ketentuannya.

2. Memiliki Sebagian Saham Anak Perusahaan

Selain memiliki anak perusahaan, sebagian atau sebagian besar saham dari perusahaan adalah milik dari Perusahaan Induk. Pada umumnya, sebuah Perusahaan Induk memiliki minimal 20% dari total saham anak perusahaan agar dapat mengendalikan perusahaan tersebut.

3. Mengendalikan Anak Perusahaan

JIka sebagian besar saham adalah milik Perusahaan Induk, maka proses operasionalnya akan dikendalikan oleh Perusahaan Induk juga. Mulai dari proses perencanaan, pengendalian, pengawasan hingga evaluasi akan dilakukan oleh Perusahaan Induk.

Di Indonesia, ada banyak Grup Perusahaan yang mulai terbentuk dan sebagian besar berasal dari BUMN. Salah satu perusahaan pertama yang membentuk Grup adalah PT. Semen Indonesia, yang membawahi beberapa perusahaan seperti PT. Semen Gresik, PT. Semen Padang dll. Meskipun tidak mudah, namun PT Semen Indonesia adalah salah satu perusahaan yang mampu memberikan dampak positif setelah menjadi Grup.

Selain PT. Semen Indonesia, masih ada banyak perusahaan lain yang membentuk Grup seperti Pupuk Indonesia, PT. KAI, Telkom dan masih banyak lagi. Proses pembentukan Grup tidaklah mudah, karena adanya ego dan kebutuhan masing-masing industri dan perusahaan. Namun, jika dapat dilakukan dengan baik, maka pembentukan Perusahaan Induk dan Grup justru dapat memberikan manfaat serta dampak positif lebih.

Ciri-Ciri Grup Perusahaan

Sejumlah karakteristik dimiliki oleh Grup Perusahaan atau perusahaan induk. Perusahaan induk memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan operasional badan usaha atau perusahaan. Nantinya anak perusahaan akan mempunyai sistem manajemen yang terwakili dalam manajemen tersendiri dari perusahaan induk.

» Mempunyai induk perusahaan yakni Grup Perusahaan itu sendiri
» Mempunyai anak perusahaan yakni badan-badan usaha yang dibawahinya.
» Memberikan pengelolaan bisnis yang ada pada manajemen terpisah
» Menjadi pengendali seluruh jalannya proses usaha di setiap badan usaha yang sudah dikuasai sahamnya
» Kekayaan yang didapat dari saham-sahamnya yang di badan usaha akan dikuasai.

Permodalan Dalam Grup Perusahaan

Permodalan didalam Grup Perusahaan akan lebih mudah terlaksana karena banyak perusahaan anak yang terkuasai. Pemilikan modal besar akan lebih memudahkan Grup Perusahaan mengambil alih sampai 51% saham dari perusahaan yang diakuisisi. Menurut yahya harahap, penyertaan modal dari perusahaan induk terhadap perusahaan anak (subsidiary) dapat terjadi karena hubungan khusus lebih dari 50% saham anak perusahaan yang dimiliki oleh induk perusahaannya.

CONTOH Grup Perusahaan DI INDONESIA

Berikut ini adalah Contoh Grup Perusahaan yang ada pada BUMN Indonesia yaitu:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang memiliki enam anak perusahaan, yakni

1. PT Reska Multi Usaha,
2. PT Railink,
3. PT Kereta Commuter Indonesia,
4. PT Kereta Api Pariwisata,
5. PT Kereta Api Logistik, dan
6. PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia.

Contoh Nama Perusahaah Grup Perusahaan Yang Terdaftar Di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa jenis perusahaan yang telah memiliki status sebagai Grup Perusahaan. Berikut ini adalah beberapa contoh nama perusahaan Grup Perusahaan di Indonesia:

1. Salim Group
2. Maspion
3. Krakatau Steel
4. Hutama Karya
5. Astra Internasional
6. Japfa
7. PT. Danareksa
8. PT. Bumi Resources Tbk.
9. PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
10. PT. Indonesia Aluminium (Inalum)
11. PT. Pupuk Indonesia Grup Perusahaan
12. PT. Medco Energi Internasional Tbk.

Tujuan Grup Perusahaan

Grup Perusahaan atau perusahaa induk berperan sebagai pemegang saham dalam beberapa perusahaan anak (subsidiary company), dengan tujuan agar meningkatkan kinerja perusahaan dan memungkinkan terciptanya nilai pasar perusahaan (market value creration).

Manfaat Grup Perusahaan

Kehadiran dari perusahaan induk tentunya akan memberikan beragam manfaat. Dengan adanya perusahaan induk, perekonomian dari suatu negara akan merasakan dampak positif. Hal ini karena perusahaan induk mampu untuk membangun serta mengkoordinasikan kinerja dari anak perusahaannya.

Selain itu, perusahaan induk akan membuat perusahaan dapat memperkuat posisi strategis di pasar dengan melakukan ekspansi dengan cara integrasi secara horizontal dan vertikal maupun diversifikasi usaha.

Tujuan dan Manfaat Keberadaan Grup Perusahaan di Indonesia

Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pembentukan perusahaan menjadi sebuah grup memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan, dengan adanya Grup Perusahaan, perusahaan mampu membangun, mengelola dan mengkoordinasikan kinerja antar perusahaan

Namun, agar target dan tujuan awal dapat tercapai, maka perusahaan induk harus membuat perencanaan yang tepat, jelas dan efektif.  Perencanaan tersebut harus meliputi struktur organisasi, sumber daya manusia, strategi hingga aspek keuangannya. Dan selanjutnya, perusahaan induk harus mampu mengendalikan dan melakukan evaluasi terhadap rencana yang telah dilakukan.

KESIMPULAN

Ketika seluruh anak perusahaan dapat memberikan kinerja yang optimal, maka diharapkan market value nya pun bisa meningkat dan lebih dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, strategi dan peran dari perusahaan Induk sangatlah penting dalam menentukan kesuksesan dari Grup secara keseluruhan.

Demikian uraian singkat mengenai apa yang dimaksud dengan Definisi Grup Perusahaan Lengkap Dengan Pengertian, Proses Terbentuknya Perusahaan, Ciri-ciri, Permodalan, Contoh, Manfaat, Tujuan Grup Perusahaan. Informasi di atas hanya secuil dari kegiatan Grup Perusahaan yang sebenarnya. Semoga bermanfaat dan meningkatkan minat Anda untuk jadi lebih produktif.

Terima Kasih telah berkunjung, semoga apa yang anda simak di artikel ini dapat menambah wawasan dan juga pengetahuan serta informasi yang lebih bermanfaat. 🙏"Terima Kasih"🙏

Penulis : Rudi

Tags Artikel :

#Perorangan

#Perusahaan

#Perusahaan Jasa

#Perusahaan Dagang

#UKM dan UMKM

Artikel Terkait Lainnya

# Wirausaha

# Bisnis

# Keuangan

Cara Stock Opname Persediaan Degan Mudah

Stock opname adalah salah satu bentuk kegiatan perhitungan persediaan stok barang di gudang sebelum dijual dan juga dapat merapikan persediaan barang digudang.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Bisnis

# Wirausaha

Akuntansi Smart Bisnis UKM dan Perusahaan

Akuntansi adalah merupakan kegiatan mencatat, meringkas, mengklarifikasi, mengolah, dan menyajikan data transaksi.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Wirausaha

# Bisnis

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia

Fungsi Standar Akuntansi Keuangan adalah untuk keseragaman laporan keuangan untuk menyusun laporan keuangan serta auditor dan pembaca laporan.

Baca Selengkapnya

Admin

# Wirausaha

# Bisnis

Smart Ide Kerja yaaa!!! Dirumah Aja Untuk UKM Karyawan Perusahaan

Setiap ada keinginan di lanjutkan dengan tindakan serta di esekusi pasti ada jalan untuk menghasilkan income. Semangat Dear

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Wirausaha

# Akuntansi

Cara Menyusun Neraca Saldo Perusahaan

Cara menyusun neraca saldo perusahan yaitu dengan cara mengelompokkan saldo setiap akun-akun suapaya mendapatkan informas berguna untuk laporan keuangan.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Bisnis

# Wirausaha

Daftar Kode Akun Perusahaan Dagang Untuk UKM

Kode Akun (Perkiraan) adalah tanda untuk menampung transaksi yang dicatat pada jurnal. Semua kode akun akan menjadikan suatu tanda untuk menentukan akun apa yang terkait dengan kode akun (Perkiraan) tersebut.

Baca Selengkapnya

Admin