Jurnal Penyesuaian - Menyesuaikan Beban Dibayar Dimuka Bisnis UKM

Beban dibayar dimuka adalah beban perusahaan yang terjadi dibeberapa periode, namun sudah dibayarkan terlebih dahulu. 

Secara Umum Beban dibayar di muka merupakan beban yg dibayar sebelum pemakaiannya. Beban dibayar di muka merupakan harta. Contohnya, asuransi dibayar di muka, iklan dibayar di muka, sewa dibayar di muka, dsb. Beban dibayar di muka perlu disesuaikan pada tiap akhir periode utk membebankan harta yang sudah habis dipakai. 

ASURANSI
Pada bulan Agustus Rp 100.000
Pada bulan September Rp 100.000
Pada bulan Oktober Rp 100.000
Pada bulan November Rp 100.000
Pada bulan Desember Rp 100.000
 
Biaya Asuransi Rp 100.000/Bulan, Akuntan atau Bendahara perusahaan tidak membayar /bulan tetapi membayar sekaligus pada bulan Agustus sebesar Rp 500.000 untuk 5 bulan kedepan. Inilah yang disebut dengan beban dibayar dimuka karena pembayarannya di awal. Untuk mempermudah pencatatan bisa di lihat pada Bentuk Jurnal Penyesuaian dibawah ini;

Bentuk Jurnal Penyesuaian - Menyesuaikan Beban Dibayar Dimuka 

Ada 2 Metode Bentuk Jurnal Penyesuaian yaitu;

METODE HARTA

KETERANGAN :
Untuk Metode Harta -  DEBET menggunakan Beban yang dimaksud, Jadi;
misalnya DEBET Beban Sewa maka KREDIT nya Sewa dibayar dimuka.
misalnya DEBET Beban Iklan maka KREDIT nya Iklan dibayar dimuka.
misalnya DEBET Beban Asuransi maka KREDIT nya Asuransi dibayar dimuka.
 
METODE BEBAN
Untuk Metode Beban - DEBET menggunakan Beban yang dimaksud, Jadi kalau misalnya DEBET Sewa dibayar dimuka maka KREDIT nya Beban Sewa.
misalnya DEBET Iklan dibayar dimuka maka KREDIT nya Beban Iklan.
misalnya DEBET Asuransi dibayar dimuka maka KREDIT nya Beban Asuransi.

CONTOH A

Asuransi dibayar pada awal Agustus 2021 untuk masa 1 tahun
Bagaimana cara Jurnal Penyesuaiannya?
Seperti biasa sebelum menjurnal kita harus cek Neraca Saldo untuk menentukan metode apa yang digunakan. Apakah menggunakan Metode Harta atau Metode Beban.!! berikut ini adalah cara Jurnal Penyesuaiannnya;
KETERANGAN:
Pada Neraca Saldo tercatat pada akun 113 Asuransi Dibayar Dimuka dengan posisi sebagai DEBET sebesar IDR 1.200.000. Akun inilah yang akan di Jurnal Penyesuaiannya.
 
Sebelum Menjurnal Alangkah Baiknya Anda Mengingat Catatan Dibawah Ini
 
Cara mudah untuk menentukan Debet & Kredit pada Jurnal Penyesuaian yaitu seperti berikut;
Debetkan Data yang ada,
Kreditkan lawannya.
Maksud dari Debetkan data yang ada itu adalah Beban Asuransi. 
Maksud dari Kreditkan lawannya itu adalah Asuransi Dibayar Dimuka. 
 
RUMUS
Hilang = Hilang dibagi Masa dikalikan dengan Nominal adalah Hasil

METODE HARTA

KETERANGAN:
Pada Beban Asuransi tercatat pada DEBET dengan nilai hilang.
Pada Asuransi Dibayar Dimuka tercatat pada KREDIT dengan nilai hilang.
 
Penyelesaian dalam METODE HARTA mencari Beban pada Neraca Saldo untuk Asuransi dibayar pada awal Agustus 2021 untuk masa 1 tahun yaitu;
- Debitkan Lawannya - Asuransi dibayar dimuka lawannya adalah Beban Asuransi Maka dapat di ini dicatat.
DEBET adalah Beban Asuransi
- Kreditkan Data yang ada - Untuk Asuransi data yang ada itu adalah Asuransi dibayar dimuka berarti inilah yang kita letakkan pada posisi
KREDIT adalah Asuransi Dibayar Dimuka
Sekarang tinggal menggisi Angkanya. Sebesar angka yang hilang. 
Maksudnya bagai mana sebesar yang hilang ?
Asuransi itu di bayar di awal Periode Agustus sedangkan sekarang itu Periode Desember berarti yang sudah hilang atau yang sudah dilewati berapa bulan ? Dari Agustus ke Desember.!
Agustus 1, September 2, Oktober 3, November 4, Desember 5.
Berarti yang sudah hilang atau sudah dilewati adalah 5 Bulan dibagi masanya adalah 1 tahun dikalikan dengan nominal adalah 1.200.000 hasilnya adalah IDR 500.000.
Seperti Rumus dibawah ini.
 
Mencari Nilai Yang Hilang
Hilang = 5 Bulan Beban Asuransi DIBAGI 12 bulan Masa Asuransi DIKALIKAN IDR 1.200.000 = IDR 500.000 HASIL
Maka dapat kita jurnal penyesuaiannya dengan keterangan seperti berikut;
KETERANGAN:
Pada Beban Asuransi tercatat sebagai DEBET dengan nilai sebesar IDR 500.000
Pada Asuransi Dibayar Dimuka tercatat sebagai KREDIT dengan nilai sebesar IDR 500.000

CONTOH B

Iklan dibayar untuk 10 kali terbit. Sampai akhir periode, baru diterbitkan 4 kali

Bagaimana cara Jurnal Penyesuaiannya?
Sebelum membuat Jurnal Penyelesaian, terlebih dahulu kita lihat Neraca Saldo sebagai Pedoman untuk Penyelesaian Jurnal Penyesuaian.
Apakah menggunakan Metode Harta atau Metode Beban.?
berikut ini adalah cara Jurnal Penyesuaiannnya;
 
KETERANGAN:
Pada Neraca Saldo Iklan tercatat pada Akun BEBAN IKLAN dengan posisi DEBET sebesar IDR 2.400.000. Akun inilah yang akan di Jurnal Penyesuaiannya.
Sebelum Menjurnal Alangkah Baiknya Anda Mengingat Catatan Dibawah Ini
Cara mudah untuk menentukan Debet & Kredit pada Jurnal Penyesuaian yaitu seperti berikut;
Debetkan Data yang ada,
Kreditkan lawannya.
Maksud dari Debetkan data yang ada itu adalah Iklan Dibayar Dimuka
Maksud dari Kreditkan lawannya itu adalah Beban Iklan
 
RUMUS
Belun = Belum dibagi Masa dikalikan dengan Nominal adalah Hasil
METODE BEBAN
KETERANGAN:
Pada Iklan Dibayar Dimuka tercatat pada DEBET dengan nilai belum
Pada Beban Iklan tercatat pada KREDIT degan nilai belum.
Penyelesaian dalam METODE BEBAN mencari Beban pada Neraca Saldo untuk Iklan  yaitu;
- Debitkan Lawannya - Iklan dibayar dimuka lawannya adalah Beban Iklan Maka dapat di ini dicatat
DEBET adalah Iklan dibayar dimuka
- Kreditkan Data yang ada - Untuk Iklan data yang ada itu adalah Iklan dibayar dimuka berarti inilah yang kita letakkan pada posisi
KREDIT adalah Beban Iklan
Sekarang tinggal menggisi Iklan dibayar untuk 10 kali terbit. Sampai akhir periode, baru diterbitkan 4 kali.
 
Iklan dibayar dimuka pada Awal Periode Agustus, sedangkan pada Neraca Saldo sekarang sudah masuk Periode akhir Desember. Jadi berapa sisa Iklan yang belum tayang atau terbit pada kahir Periode Desember?
 
Iklan yang sudah Dibayar Didepan - Iklan yang sudah terbit atau sudah tayang.
10 - 4 = 6 sisa yang belum tayang atau belum terbit pada Periode Desember.
 
Mencari Nilai Yang Belum
Belum = 6 kali yang belum tayang DIBAGI 10 kali yang terlah dibayarkan DIKALIKAN IDR 2.400.000 = IDR 1.440.000 HASIL
Maka dapat kita jurnal penyesuaiannya dengan keterangan seperti berikut;
KETERANGAN:
Pada Iklan Dibayar Dimuka tercatat sebagai DEBET dengan nilai sebesar IDR 1.440.000.
Pada Beban Iklan tercatat sebagai KREDIT degan nilai sebesar IDR 1.440.000.
Hasil Jurnal Penyesuaiannya.
Berarti Iklan yang belum tayang atau belum terbit adalah 6 kali dibagi 10 kali yang telah dibayarkan dikalikan dengan nominal adalah 2.400.000 hasilnya adalah IDR 1.440.000.

Demikianlah pembahasan tentang Jurnal Penyesuaian - Menyesuaikan Beban Dibayar Dimuka. Terima Kasih telah berkunjung, semoga apa yang anda simak di artikel ini dapat menambah wawasan dan juga pengetahuan yang lebih bermanfaat. 🙏"Terima Kasih"🙏

Baca Juga Artikel Tentang Jurnal Penyesuaian - Menyesuaikan Pendapatan Diterima Dimuka >

Penulis : Rudi

Tags Artikel :

#Akuntansi Jasa

Artikel Terkait Lainnya

# Keuangan

# Bisnis

# Wirausaha

Akuntansi Smart Bisnis UKM dan Perusahaan

Akuntansi adalah merupakan kegiatan mencatat, meringkas, mengklarifikasi, mengolah, dan menyajikan data transaksi.

Baca Selengkapnya

Admin

# Bisnis

# Marketing

# Wirausaha

Strategi Smart Usaha Mencapai Keuntungan Sesuai Harapan

Persiapan strategi adalah dorongan agar bisnis Anda dapat mendapatkan hasil serta pendapatan yang lebih baik dari pada sebelumnya.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Wirausaha

# Bisnis

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia

Fungsi Standar Akuntansi Keuangan adalah untuk keseragaman laporan keuangan untuk menyusun laporan keuangan serta auditor dan pembaca laporan.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Bisnis

# Wirausaha

Mau Profit UKM ? Cara Smart Menghitung Profit UKM dan Perusahaan

Anda mungkin akan berpikir bahwa bisnis baik-baik saja dengan pendapatan yang terus mengalir setiap hari. Tetapi tanpa memperhitungkan faktor lain seperti biaya overhead, kartu kredit, tanggungan pinjaman, dll, maka profitabilitas tidak akan bisa diukur.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Bisnis

Cara Smart Mendapat Keuntungan, Laba atau Profit untuk Bisnis UKM

Keuntungan adalah hasil penjualan suatu barang/jasa yang didapat melebihi modal. sehingga perusahaan dapat memperoleh laba.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Bisnis

Cara Meningkatkan Keuntungan (Laba) dan Profit Perusahaan dalam Bisnis UKM

Profit selalu menjadi tolak ukur bagi pemilik usaha atau perusahaan apakah usaha atau perusahaan yang dijalankan mengalami kerugian atau malah sebaliknya. Untuk itu mengetahui rumus-rumus penghitungan profit memang sangat perlu.

Baca Selengkapnya

Admin