Biaya Adalah Definisi, Pengertian, Jenis, Contoh, Dan Tujuan Beserta Manfaatnya Dalam Bisnis UKM dan Perusahaan

Definisi Biaya

“Pengeluaran atau pengorbanan yang tak terhindarkan untuk mendapatkan barang atau jasa dengan tujuan memperoleh maslahat; pengeluaran untuk kegiatan, tujuan, atau waktu tertentu, seperti ongkos pengiriman, pengepakan, dan penjualan dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan dalam laporan laba rugi perusahaan, komponen biaya merupakan pengurang dari pendapatan pengertian biaya berbeda dengan beban semua biaya adalah beban, tetapi tidak semua beban adalah biaya.” Otoritas Jasa Keuangan
 
“Uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dan sebagainya) sesuatu ongkos, belanja dan pengeluaran.” Kamus Bahasa Indonesia
Dalam akuntansi, yang dimaksud dengan biaya adalah aliran sumberdaya keuangan atau lainnya yang dihitung dalam satuan moneter yang dikeluarkan untuk membeli atau membayar persediaan, jasa, tenaga kerja, produk, peralatan, dan barang lainnya yang digunakan untuk keperluan bisnis atau memproduksi barang atau jasa.

Apa itu Biaya?

Biaya merupakan pengorbanan atau pengeluaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau perorangan yang bertujuan untuk memperoleh manfaat lebih dari aktivitas yang dilakukan tersebut.Dalam istilah biaya, kadang kala cukup merepotkan dalam membedakan antara costs dan expenses. Dalam istilah biaya, terkadang cukup merepotkan dalam membedakan antara costs dan juga expenses.

Perbedaan Costs dan Expenses

∞ Costs : suatu biaya dalam arti pengorbanan atau juga pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan atau juga individu yang berhubungan langsung dengan output atau produk yang dihasilkan oleh perusahaan atau perorangan itu.

∞ Expenses : suatu biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan /perorangan yang bersifat ialah sebagai aktivitas pendukung saja.

Pengertian Biaya

Menurut ilmu akuntansi, pengertian biaya secara umum adalah nilai pengorbanan terhadap proses produksi suatu produk yang dinyatakan dalam bentuk satuan atau berlakunya harga pasar. Beban pengeluaran tersebut mencakup seluruh kebutuhan proses produksi hingga pemasaran. 

Dalam garis besar Biaya adalah pengeluaran modal yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk berupa barang atau jasa. Sifat dari biaya adalah pengorbanan ekonomi. Biaya dapat dibedakan menjadi bermacam-macam sesuai dengan tujuan pengelompokannya. Keberagaman jenis biaya diakibatkan oleh beragamnya tujuan penentuan biaya.

Jenis Biaya Berdasarkan Tujuan Pengambilan Keputusan

Berdasarkan tujuan pengambilan keputusan manajemen, biaya dapat dikelompokkan ke dalam, sebagai berikut:

1. Biaya Relevan (relevant cost)

Biaya relevan merupakan biaya yang terjadi pada suatu alternatif tindakan tertentu, tetapi tidak terjadi pada alternatif tindakan lain. Biaya relevan akan mempengaruhi pengambilan keputusan, oleh karena itu biaya relevan harus dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan.

2. Biaya Tidak Relevan (irrelevant cost)

Biaya tidak relevan merupakan biaya yang tidak berbeda diantara alternatif tindakan yang ada. Irrelevant cost tidak mempengaruhi pengambilan keputusan dan akan tetap sama jumlahnya tanpa memperhatikan alternatif yang dipilih. Oleh karena itu biaya tidak relevan tidak harus dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan.

Jenis Biaya Berdasarkan Perilaku

1. Biaya Tetap (Fixed Cost) : biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap konstan, tidak dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan atau aktivitas sampai dengan tingkatan tertentu.

2. Biaya Variabel (Variable Cost): biaya variabel (variable cost) adalah biaya yang jumlah totalnya berubah secara sebanding (proporsional) dengan perubahan volume kegiatan.

Menurut Kamus Bisnis dan Bank Pengertian Lain yang berhubungan dengan "Biaya"

Menurut Kamus Bisnis dan Bank Biaya adalah cost; expense yaitu pengeluaran atau pengorbanan yang tak terhindarkan untuk mendapatkan barang atau jasa dengan tujuan memperoleh maslahat; pengeluaran untuk kegiatan, tujuan, atau waktu tertentu, seperti ongkos pengiriman, pengepakan, dan penjualan dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan; dalam laporan laba rugi perusahaan, komponen biaya merupakan pengurang dari pendapatan; pengertian biaya berbeda dengan beban; semua biaya adalah beban, tetapi tidak semua beban adalah biaya.

Pengertian Lain Yang Berhubungan Dengan Biaya Yaitu Sebagai Berikut:

1. BIAYA ADMINISTRASI

Biaya Administrasi adalah maintenance fee yaitu biaya yang dibebarkan secara berkala kepada pemegang rekening pada suatu bank, misalnya biaya administrasi rekening koran, iuran tahunan kartu kredit; nasabah mungkin tidak dikenai biaya tersebut jika dapat memelihara saldo minimum tertentu.

2. BIAYA BUKAN BIAYA BUNGA

Biaya Bukan Biaya Bunga adalah noninterest expense yaitu biaya operasional tetap bank yang dapat diperhitungkan dengan pendapatan dari pinjaman, denda keterlambatan, iuran tahunan dan biaya atas fasilitas kredit atau pemberian jasa di luar kredit, misalnya biaya gaji, biaya peralatan, biaya sewa gedung dan perlengkapannya, pajak, dan biaya lain termasuk cadangan penghapusan kredit macet.

3. BIAYA BUNGA BAYAR DI MUKA

Biaya Bunga Bayar Di Muka adalah prepaid interest expense yaitu beban bunga yang sebenamya belum menjadi kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan pada periode yang bersangkutan, tetapi telah dibayarkan lebih dulu.

4. BIAYA DANA

Biaya Dana adalah cost of funds yaitu biaya yang harus dibayar oleh suatu lembaga keuangan atau bank atas penggunaan uang yang sumbernya dari pihak lain (nasabah dan/atau bank); biaya dana dalam suatu bank merupakan dasar penetapan suku bunga kredit setelah memperhitungkan keuntungan atau laba yang diharapkan termasuk biaya administrasi dan biaya-biaya lain.

5. BIAYA DIBAYAR DI MUKA

Biaya Dibayar Di Muka adalah prepaid expenses yaitu pengeluaran yang dibayarkan untuk keperluan dalam tahun buku mendatang, seperti pembayaran sewa, royalti, dan premi asuransi; pengeluaran tersebut belum merupakan biaya dalam tahun buku berjalan.

6. BIAYA GABUNG

Biaya Gabung adalah joint cost yaitu biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi dua atau lebih produk yang berlainan sehingga akan terdapat beberapa macam produk dari suatu proses produksi yang sama dengan menggunakan bahan baku yang sama pula.

7. BIAYA IKAT JANJI

Biaya Ikat Janji adalah commitment fee yaitu biaya yang akan dibebankan kepada debitur sehubungan dengan kesanggupan kreditur untuk meminjamkan sejumlah uang dengan suku bunga dan dalam waktu yang disepakati; sin. biaya komitmen.

8. BIAYA KOMITMEN

Biaya Komitmen adalah commitment fee yaitu biaya ikat janji.

9. BIAYA KREDIT

Biaya Kredit adalah charge account bonking yaitu fasilitas kredit kepada konsumen untuk dapat melakukan pembelian saat ini tanpa harus membayar uang tunai; pembayaran kredit tersebut dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu (misalnya tiga puluh hari) atau secara angsuran.

10. BIAYA MARGINAL

Biaya Marginal adalah marginal cost yaitu peningkatan atau penurunan total biaya suatu perusahaan akibat penambahan atau pengurangan satu unit keluaran; penentuan biaya marginal sangat penting dalam menentukan jumlah; biasanya, biaya marginal menurun sejalan dengan meningkatnya volume produksi sesuai dengan skala ekonomi, termasuk faktor potongan harga / diskon biaya material, tenaga kerja / pekerja terlatih, dan penggunaan mesin yang lebih efisien.

11. BIAYA MARGINAL DANA

Biaya Marginal Dana adalah marginal cost of funds yaitu biaya tambahan atau selisih biaya yang timbul dari tambahan setiap rupiah untuk suatu pinjaman baru dengan asumsi biaya dana tetap tidak berubah; dalam teori akuntansi umum, biaya marginal untuk mempenoleh dana akan menurun setelah mencapai skala ekonomi; dengan kata lain, biaya marginal berbanding terbalik dengan modal dasar lembaga keuangan karena bank yang lebih besar, yang tentunya mempunyai portofolio pinjaman pula, dapat lebih mudah masuk ke pasar modal dan pasar uang daripada bank kecil.

12. BIAYA MODAL

Biaya Modal adalah cost of capital yaitu tingkat pendapatan yang diperoleh dari suatu bisnis apabila bisnis tersebut memilih investasi lain dengan tingkat risiko yang berimbang; dengan kata lain, biaya modal merupakan biaya kesempatan yang hilang (opportunity cost) dan dana yang digunakan untuk investasi lain tersebut; biaya modal dapat juga dihitung dengan menggunakan rata-rata tertimbang atas biaya utang perusahaan serta klasifikasi modal.

13. BIAYA MUAT LAYAK BAYAR

Biaya Muat Layak Bayar adalah freight payable yaitu pernyataan dengan cap pada surat muatan bahwa biaya muatan dapat dibayar.

14. BIAYA NONOPERASIONAL

Biaya Nonoperasional adalah nonoperating expenses yaitu biaya yang merupakan beban perusahaan yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan pokok usaha perusahaan; sin. biaya tak langsung.

15. BIAYA OPERASIONAL

Biaya Operasional adalah operating expenses yaitu biaya berupa pengeluaran uang untuk melaksanakan kegiatan pokok, yaitu berupa biaya penjualan dan administrasi untuk memperoleh pendapatan, tidak termasuk pengeluaran yang telah diperhitungkan dalam harga pokok penjualan dan penyusutan.

16. BIAYA PEKERJA TAK LANGSUNG

Biaya Pekerja Tak Langsung adalah indirect labor costs yaitu upah tenaga kerja (pekerja) yang tidak dapat diperhitungkan secara langsung kepada biaya suatu produk karena upah tersebut tidak berubah mengikuti jumlah hasil produksi.

17. BIAYA PELUANG

Biaya Peluang adalah opportunity cost yaitu pendapatan yang seharusnya dapat diperoleh atau biaya yang dapat dihemat dengan pemilihan alternatif penanaman dana (investasi) yang lebih menarik daripada yang telah dipertimbangkan; biaya tersebut timbul karena adanya sumber dana yang hilang akibat diambilnya alternatif lain yang dianggap lebih baik, misanya penanaman dalam obligasi lebih menarik daripada deposito.

18. BIAYA PREMI ASURANSI BAYAR DI MUKA

Biaya Premi Asuransi Bayar Di Muka adalah prepaid insurance expense yaitu beban asuransi yang sebenarnya belum menjadi kewajiban yang harus dibayarkan dalam periode yang bersangkutan, tetapi telah dibayarkan lebih dulu.

19. BIAYA SELURUH

Biaya Seluruh adalah all in cost yaitu biaya langsung dan biaya tidak langsung; total biaya dan sertifikat deposito adalah bunga deposito berjangka yang dibayar kepada deposan, premi asuransi deposito, dan biaya kesempatan (opportunity cost) yang dikeluarkan bank untuk memelihara cadangan likuiditas wajib minimum di Bank Sentral; total biaya kredit adalah bunga yang harus dibayar yang meliputi biaya provisi, jasa, dan biaya lain-lain; dalam kredit bank, total biaya kredit meliputi bunga yang harus dibayar, biaya provisi, biaya komisi, biaya administrasi, dan biaya lain-lain.

20. BIAYA SEWA BAYAR DI MUKA

Biaya Sewa Bayar Di Muka adalah prepaid rent expense yaitu beban sewa yang sebenarnya belum menjadi kewajiban yang harus dibayarkan dalam periode yang bersangkutan, tetapi telah dibayarkan lebih dulu.

21. BIAYA TAK LANGSUNG

Biaya Tak Langsung adalah indirect overhead biaya perusahaan yang tidak secara langsung terkait pada produksi atau penjualan barang maupun jasa.

22. BIAYA TALANGAN

Biaya Talangan adalah out of pocket expenses yaitu biaya tambahan yang harus dikeluarkan terlebih dahulu oleh seorang pegawai dalam rangka melaksanakan tugas bisnis sebagai pemenuhan atas suatu biaya yang wajib dikeluarkan, selanjutnya dimintakan penggantian dari perusahaan.

23. BIAYA TENAGA KERJA

Biaya Tenaga Kerja adalah labour cost yaitu jumlah upah dan gaji yang dibayarkan kepada para pekerja.

24. BIAYA TETAP

Biaya Tetap adalah fixed cost yaitu biaya perusahaan yang besarnya tidak dipengaruhi oleh volume kegiatan perusahaan, baik datam produksi maupun dalam penjualan; biaya tetap ini termasuk gaji yang dikeluarkan perusahaan untuk pegawai, pembayaran bunga, sewa, depresiasi, dan biaya asuransi.

25. BIAYA TRANSAKSI

Biaya Transaksi adalah handling chargelinterchange rote yaitu biaya yang diperhitungkan oleh bank kepada bank lain sehubungan dengan adanya transaksi, misalnya pembayaran tagihan kartu kredit yang diajukan oleh pedagang ataupun penarikan uang tunai melalui anjungan tunai mandiri (ATM); biaya yang timbul umumnya dibebankan kepada pemilik kartu kredit dalam iuran tahunan atau denda keterlambatan pembayaran.
 
Itulah kumpulan definisi dan istilah - istilah dari manajemen, bisnis, bank dan laporan keuangan ini adalah seluruhnya dijabarkan untuk memudahkan serta menambah wawasan kita semua yang membaca.

Klasifikasi Biaya

     Klasifikasi biaya merupakan proses pengelompokan biaya berdasarkan tujuan dari informasi biaya yang disajikan. Untuk memudahkan dalam melakukan pencatatan biaya dan menyusun laporan keuangan, serta memberikan gambaran informasi yang akurat kepada pihak manajemen, maka komponen biaya dikelompokan dalam beberapa akun dengan klasifikasi sebagai berikut.

Berdasarkan Fungsi Pokok Dari Aktivitas Perseroan

1. Biaya Produksi (Production Cost)
Akumulasi dari semua biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk atau barang. Biaya-biaya ini meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya operasional barang atau pabrik, dan lain sebagainya.

2. Biaya Pemasaran (Marketing Expenses)
Biaya yang harus dikeluarkan untuk memastikan semua produk terbeli oleh konsumen. Contoh dari biaya pemasaran adalah biaya promosi dan Iklan yang dilakukan perusahaan.

3. Biaya Administrasi & Umum (General Administration Expenses)
Biaya-biaya yang digunakan untuk mengkoordinasikan kegiatan produksi dan pemasaran produk, misalnya biaya gaji karyawan, overhead kantor, dan biaya terkait lainnya.

Berdasarkan Kegiatan atau Volume Produksi

1. Biaya Variabel (Variable Cost)
Komponen biaya yang berubah-ubah sesuai dengan volume produksi yang dihasilkan. Makin besar volume penjualan, makin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Contoh biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam pembuatan sepatu. Jika bahan kulit sepatu adalah Rp2.000 per pasang dan biaya karyawan adalah Rp500 per sepatu, maka biaya produksi 1 pasang sepatu adalah Rp2.500.

Contoh:
Jika 1 hari= 10 sepatu x 2500 = 25.000
Jika 1 hari= 20 sepatu x 2500 = 50.000

Biaya tidak tetap ini disebut variable cost atau biaya variabel.

2. Biaya Tetap (Fixed Cost)
Biaya yang selalu konstan dan tidak dipengaruhi oleh volume produksi. Biaya tetap memiliki dua karakteristik, yaitu biaya tidak berubah atau tidak dipengaruhi oleh periode atau aktivitas terentu. Dan biaya per unitnya berbanding terbalik dengan perubahan volume. Bila volumenya rendah maka fixed cost atau biaya tetap tinggi, sebaliknya pada volume yang tinggi biaya tetap per unitnya rendah. Contohnya seperti, gaji karyawan toko komputer per bulan adalah Rp800.000. Jika dalam satu bulan toko tersebut hanya melayani 10x pembelian atau 30x, gaji karyawan tersebut tetap Rp800.000. Gaji tetap tersebut yang disebut sebagai fixed cost atau biaya tetap.

Berdasarkan Objek yang Dibiayai

1. Biaya Langsung (Direct Cost)
Biaya yang dapat diidentifikasi langsung berhubungan dengan produksi barang objeknya. Contohnya seperti biaya tenaga kerja langsung dan biaya bahan baku.

2. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)
Biaya yang tidak dapat diidentifikasi langsung dengan proses produksi secara keseluruhan. Contohnya biaya listrik, penyusutan mesin, upah mandor, dan biaya administrasi pabrik.

Berdasarkan Pembebanan Periode Akuntansi

1. Pengeluaran Modal (Capital Expenditure)
Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh aktiva tetap, meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas produktif aktiva tetap, serta memperpanjang masa manfaat aktiva tetap. Contohnya mesin pabrik yang memiliki  penyusutan selama 5 tahun.

2. Pengeluaran Penghasilan (Revenue Expenditure)
Biaya-biaya yang hanya akan memberi manfaat dalam periode berjalan, sehingga biaya-biaya yang dikeluarkan tidak akan dikapitalisasi sebagai aktiva tetap di neraca, melainkan akan langsung dibebankan sebagai beban dalam laporan laba rugi periode berjalan di mana biaya tersebut terjadi (dikeluarkan).

Biaya Overhead

Biaya Overhead adalah pengeluaran tambahan yang tidak berkaitan langsung dengan proses bisnis atau produksi yang dilakukan. Yang termasuk dalam biaya overhead ini contohnya tarikan pajak, asuransi karyawan, tarif sewa tempat, perlengkapan ATK, dan gaji penjaga keamanan. Pengeluaran tak terduga seperti pencurian mesin juga termasuk ke dalam biaya overhead. Dalam akuntansi, biaya overhead wajib masuk anggaran bisnis.

Biaya overhead bisa memonitor pengeluaran biaya dan membantu mengalokasikan anggaran agar efisien dan tidak over budget. Berikut cara menghitung biaya overhead:

1. Memisahkan Biaya Overhead
Sebelum mulai menghitung, pertama pisahkan dulu pengeluaran mana yang termasuk biaya langsung dan mana yang termasuk biaya overhead. Setelah itu Anda dapat mengategorikan biaya overhead sesuai klasifikasinya agar laporan keuangannya lebih mudah dibaca. 

2. Menghitung Persentase Biaya Overhead
Proses kedua adalah mencari persentase biaya overhead per kategori yang dibandingkan dengan biaya overhead keseluruhan. Misalnya menghitung persentase biaya overhead untuk tenaga kerja bulanan, maka rumus mencari persentase biaya overhead adalah:

Biaya tenaga kerja bulanan/Biaya overhead bulanan x 100%

3. Mencari Nilai Efisiensi Biaya Overhead
Untuk mengetahui efisiensi biaya overhead, Anda dapat membandingkannya dengan sumber daya dan pendapatan yang masuk. Adapun rumusnya adalah membagi biaya overhead keseluruhan dengan upah tenaga kerja dan dikali dengan 100%. 

Sementara untuk menghitung efisiensi biaya overhead menggunakan pendapatan rumusnya sama hanya diganti pada bagian upah tenaga kerja menjadi pendapatan yang diterima.

Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya adalah aktivitas pencatatan, klasifikasi, membuat ikhtisar dan penyajian laporan terkait dengan biaya dan transaksi pembiayaan yang digunakan dalam proses produksi maupun distribusi produk suatu perusahaan.

Akuntansi biaya berfungsi sebagai informasi dasar terkait perencanaan biaya dan beban, sebagai data proses penyusunan anggaran, sebagai informasi biaya untuk pengendalian kebijakan, juga untuk menghitung biaya pokok produk, dan merinci harga pokok produk. Akuntansi biaya biasa diterapkan pada perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur.

Berikut beberapa jenis akuntansi biaya:

1. Standard Cost Accounting

Jenis akuntansi yang pertama adalah Standard Cost AccountingStandard Cost Accounting adalah jenis akuntansi biaya yang fokus untuk mengukur efisiensi sumber daya manusia, alat produksi serta bahan baku produk yang akan digunakan.

Selain itu, Standard Cost Accounting juga tergolong jenis akuntansi yang mencatat segala biaya kebutuhan yang terkait langsung dengan proses pembuatan produk.

2. Activity Based Accounting

Jenis akuntansi yang kedua adalah Activity Based Accounting. Jenis ini memiliki fungsi untuk mengukur biaya produksi dengan biaya hasil produksi. Ada fungsi singkronisasi semata untuk menemukan keuntungan dari produk yang sudah dibuat.

Jika dilihat dari fungsi ini tentu jenis Activity Based Accounting mengarah pada pencatatan biaya terkait dengan aktivitas produksi. Termasuk di dalamnya biaya yang dikeluarkan terkait dengan kehadiran tenaga kerja, desain produk serta operasional mesin yang digunakan.

3. Cost Volume Profit

Jenis yang selanjutnya adalah Cost Volume Profit. Proses akuntansi ini berfungsi untuk menentukan besaran pembiayaan jika disingkronkan dengan volume produk yang dibuat.

Asumsi yang digunakan adalah besaran biaya pokok produksi tidak akan berubah, tetapi volume produk yang dihasilkan yang bisa berubah. Sehingga bisa dimungkinkan terdapat pendapatan di sana.

4. Contribution Margin

Contribution Margin berfungsi untuk menganalisis break even point atau menganalisa di poin mana pihak perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari produk yang dihasilkan. Apakah dari biaya produksi, aktivitas produksi atau di volume produk.

Contribution Margin bisa melihat dengan jelas berapa keuntungan yang didapatkan perusahaan dari produk. Karena masih sebatas pencatatan, tentu di saat itu, atau saat evaluasi, pihak perusahaan bisa melakukan peningkatan produksi atau sebaliknya.

Demikianlah pembahasan tentang Biaya Adalah Definisi, Pengertian, Jenis, Contoh, Dan Tujuan Beserta Manfaatnya Dalam Bisnis UKM dan Perusahaan. Terima Kasih telah berkunjung, semoga apa yang anda simak di artikel ini dapat menambah wawasan dan juga pengetahuan yang lebih bermanfaat. 🙏"Terima Kasih"🙏

Penulis : Rudi

Tags Artikel :

#Akuntansi Jasa

#Akuntansi Dagang

Artikel Terkait Lainnya

# Keuangan

# Bisnis

# Wirausaha

Akuntansi Smart Bisnis UKM dan Perusahaan

Akuntansi adalah merupakan kegiatan mencatat, meringkas, mengklarifikasi, mengolah, dan menyajikan data transaksi.

Baca Selengkapnya

Admin

# Bisnis

# Marketing

# Wirausaha

Strategi Smart Usaha Mencapai Keuntungan Sesuai Harapan

Persiapan strategi adalah dorongan agar bisnis Anda dapat mendapatkan hasil serta pendapatan yang lebih baik dari pada sebelumnya.

Baca Selengkapnya

Admin

# Keuangan

# Wirausaha

# Bisnis

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia

Fungsi Standar Akuntansi Keuangan adalah untuk keseragaman laporan keuangan untuk menyusun laporan keuangan serta auditor dan pembaca laporan.

Baca Selengkapnya

Admin

# Wirausaha

# Bisnis

Semangat Baru Untuk Meningkatkan Inovasi Wirausaha, Perusahan & Bisnis UKM

Salah satu tujuan utama dari inovasi adalah melakukan atau menciptakan sesuatu yang berbeda dari para kompetitor di bidang sama.

Baca Selengkapnya

Admin

# Bisnis

# Wirausaha

Strategi Smart Bisnis Usaha UKM dan Perusahaan

Strategi Bisnis adalah suatu cara yang digunakan perusahaan untuk menghadapi persaingan di dalam dunia bisnisT bertujuan untuk, analisa, integrasi, dan implementasi.

Baca Selengkapnya

Admin

# Marketing

# Wirausaha

# Bisnis

Membangun Team Work Bisnis UKM dan Perusahaan Yang Solid

Team Work adalah kemampuan individu dalam melakukan kerjasama dengan baik untuk mencapai tujuan bersama di dalam tim yang saling percaya dan mendukung serta bertanggung jawab.

Baca Selengkapnya

Admin